Sabtu, Juli 05, 2008
5 Juli 2008
Pekan Olahraga Nasional ke-17 baru saja dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Stadion Utama Kaltim, Kecamatan Palaran, Samarinda, Sabtu malam. Inilah pesta berbiaya minimal yang sudah dihabiskan Rp 3,9 triliun-belum termasuk anggaran belanja tambahan. Dengan uang sebanyak itu, bila dibagi 3 juta penduduk, tiap orang akan mendapat 1 juta yang artinya sepuluh kali lipat bantuan langsung tunai-kini plus. Untuk pesta selama dua minggu, membiayai makan dan transportasi, upah panitia dan pokoknya membiayai 15.000 orang memerlukan duit sebanyak itu. ah, andaikan duit itu dibagi-bagikan kepada semua sekolah di Kaltim sehingga cukup lumayan untuk memperbaiki gedung rusak sekaligus mungkin melengkapi sarana belajar. Namun, pesta empat tahunan sebagai kenduri nasional ini pun penting. Sayangnya, tiada yang bisa menjelaskan seperti apa pentingnya PON bagi pengembangan olahraga di Indonesia? Nah, itu menandakan kita masih nol atau tak punya sesuatu yang dibangkan atau prestasi. Dan ah udah mulai ngantuk. bodo amat deh sama POn yang penting liputan.
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar