seperti sudah diketahui, Jerman mengalahkan Turki3-2 di semifinal Piala Eropa 2008. Namun, di partai puncak, Der Panzer ibarat mesin tanpa oli. Bermain tanpa gairah, kehilangan bola, pertahanan buruk, dan kerjasama amburadul. Sang Matador dengan mudahnya menaklukkan Der Panzer 1-0. Tendangan cerdik Fernando Torres membuyarkan impian Jerman yang ingin menambah koleksi Piala Eropa menjadi empat. Yah, tiga sudah cukup. Bagi-bagi dengan lainnya dong.
Yang disesalkan bukan gol Torres di babak pertama atau kekalahan Jerman. Yang sepatutnya dipertanyakan, di mana semangat juang anak-anak asuh Joachim Low itu? Di mana permainan taktis, kian cepat, dan semangat pantang menyerah yang selama ini diperlihatkan Jerman? Mengapa tak mampu membalas satu gol pun di sepanjang babak pertama hingga peluit panjang dibunyikan? Itulah yang patut dipertanyakan. Mengapa Jerman bermain amat buruk saat itu? Michael Ballack dkk serta Joachim Low yang mungkin cuma bisa menjawabnya.
Yang jelas, Spanyol menambah koleksi gelar Piala Eropa menjadi dua. Selamat atas kemenangan tim Matador. Semoga di ajang-ajang lainnya, Jerman tetap menjanjikan dan bermain layaknya juara. Terima kasih Piala Eropa yang telah menghibur selama beberapa minggu itu. Dan kini LIFE GOES ON. AGAIN??
bro
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar