Senin, Juni 09, 2008

9 Juni 2008


1 Juni 2008.
Daihatsu TAFT GT milik kantor yang aku kendarai oleng, tergelincir, berguling-guling, dan terhempas ke jurang. Lokasi jatuhnya mobil Redaksi Kompas untuk Biro Kalimantan itu di Kilometer 49 jalan raya Balikpapan - Samarinda, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kejadiannya sekitar pukul 15.00 Wita. Kecelakaan itu terjadi saat hujan mengguyur kawasan yang aku lewati dan disertai angin. jalan licin. pandangan terbatas. akibat kaget menghindari sepeda motor di depan yang tiba-tiba bergerak ke tengah, aku menginjak rem sehingga mobil oleng dan selanjutnya seperti sudah diceritakan. yang aku heran, kaca belakang, depan, dan samping tak ada yang pecah. yang pecah kaca spion meski spion tak ada yang patah. padahal, posisi mobil di jurang separuh berguling ke kanan. lampu pecah dan copot. body ringsek. mobil derek tak mampu mengangkat sebab dalamnya jurang. mobil hanya bisa diangkat truk crane (yang punya alat angkut pegas seperti belalai gajah). ongkos pengangkutan, bahan bakar, ganti rugi, dan jasa Rp 4 juta. ATM-ku terkuras dan nyaris kering.

namun, yang mengherankan, aku tak terluka parah. yang aku alami ialah memar di pantat kiri, tangan kanan, lecet dan tegang di leher kanan. selain itu, memar akibat jatuh dari motor dua minggu sebelumnya kian terasa yaitu di pergelangan kanan. yang terang, aku amat bersyukur sebab tak alami luka parah dan banyak.

kecelakaan jelas tak enak. ada derita, kaget, bingung, heran, syukur, senang, sedih, dan banyak lagi bercampur aduk menjadi satu rasa yang tak keruan. meski begitu, aku mendapat banyak hal. aku tak perlu takut menyetir lagi. kecelakaan bisa dihindari bila aku mengendarai kendaraan dengan baik. nah, Life Goes On apapun yang terjadi.

daritepianmahakam

0 komentar: