Jerman versus Turki beberapa menit lagi
akankah kejutan kembali terjadi? Turki ke final Piala Eropa 2008 atau cukup sudah perjuangannya. ataukah Jerman yang ke final dan mungkin memperbanyak koleksi Piala Eropa yang sudah diraih sebanyak tiga kali? Hmmm, segala sesuatu bisa terjadi. Yang jelas, tim terbaiklah yang layak tampil di final berhadapan dengan pemenang laga Rusia versus Spanyol.
Kenyataan menunjukkan sepak bola tetaplah pertandingan dan permainan. ada yang kalah dan ada yang menang. hitungan di atas kertas, ramalan, guna-guna, atau apapun tak berkutik sebab si kulit bundar alias bola yang disepak itu cuma bisa mempertontonkan realitas. Kita masih ingat betapa perkasanya Belanda sebelum dihancurkan Rusia meski dibilang pasukan beruang merah memeragakan Total Football bajakan. pasukan negeri kincir angin sang empunya Total Football dipaksa bertekuk lutut oleh total football ala Guus Hiddink yang sukses menjadi pengkhianat bagi negerinya sendiri. namun, apakah kekalahan Belanda patut disesalkan? semestinya tidak. menyesali suatu tim yang kalah jelas mengurangi kenikmatan menonton pertandingan Piala Eropa 2008 lewat tabung kaca bernama televisi.
Begitu juga ketika menyesali kekalahan Italia dari Spanyol meski lewat drama adu penalti. pasukan matador menggilas tim dari negeri pisa dengan skor 4-2. sang master penjaga gawang Gianluca Buffon tampaknya harus mengakui keunggulan 'sang murid' Iker Casillas. Iker dengan meyakinkan memblok dua tendangan sedangkan Buffon cuma satu. modal itu sudah cukup mengantarkan Spanyol menuju semifinal berhadapan dengan Rusia.
Nah, akankah beruang merah akan dibantai kembali seperti laga perdana grup D dimana waktu itu Spanyol dengan amat meyakinkan menghancurkan Rusia 4-1? sekali lagi, saya lebih suka tak memrediksi. lebih baik menikmati pertandingan yang saat ini nyaris dimulai antara Jerman dan Turki. Yah, tim terbaik yang menang. si kulit bundar cuma benda yang boleh disepak-sepak, diolah-olah, digocek-gocek, dan lalu dilesakkan ke gawang sehingga membuahkan gegap gempita ribuan penonton.
KICK OFF
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar